Puting beliung melanda Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, pada sore Rabu, 21 Februari 2024. Beberapa kendaraan mengalami kerusakan akibat peristiwa ini. Menurut Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska, daerah yang paling terdampak berada di perbatasan dengan Kabupaten Sumedang.
“Daerah yang paling terdampak ada di Sumedang, terutama di Kawasan Kahatex, Cikeruh, dan sekitarnya,” ujar Uka. Dia juga menyebutkan bahwa dampak yang paling signifikan di wilayah Kabupaten Bandung terjadi di sekitar Borma.
Meskipun tidak terlalu besar, dampaknya cukup serius dengan sejumlah papan reklame dan pohon yang tumbang. Beberapa truk juga dilaporkan terguling akibat angin kencang.
Kapolsek Rancaekek, Kompol Deny Sunjaya, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan pengecekan dan pendataan lapangan untuk mengidentifikasi dampak angin puting beliung, termasuk kendaraan yang rusak.
BPBD Jawa Barat melaporkan bahwa sebanyak 33 orang terluka akibat puting beliung yang melanda kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, dan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Dari jumlah tersebut, 12 orang mengalami luka di Jatinangor, sementara 21 lainnya di Rancaekek.
Terjadi kerusakan pada 31 pabrik dan ratusan rumah akibat puting beliung tersebut. Di Kabupaten Sumedang, 13 pabrik terdampak dan 10 rumah mengalami kerusakan sedang.
Puluhan unit Mercedes-Benz S-Class berbaris rapi di Parkir Timur Senayan, Komplek Gelora Bung Karno (GBK),…
Kini tak perlu lagi khawatir saat ban kendaraan kurang angin di tengah perjalanan. Pompa ban…
Di tengah perubahan kepemimpinan, mekanisme pemberian subsidi bahan bakar minyak (BBM) tampaknya akan mengalami pergeseran.…
Kemacetan parah kembali menghantui Jalur Puncak Bogor, Jawa Barat, selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad…
Kebijakan baru siap diterapkan mulai 1 Oktober mendatang, membeli BBM bersubsidi seperti Biosolar dan Pertalite…
Pemerintah kembali menyiapkan kebijakan yang mungkin akan mengundang berbagai reaksi. Kali ini, Kementerian Energi dan…