Curah hujan yang cukup tinggi di sejumlah wilayah Indonesia kerap mengakibatkan banjir yang melanda jalan-jalan. Dampaknya, beberapa ruas jalan menjadi tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor, memaksa pengguna jalan mencari jalur alternatif. Namun demikian, masih ada pengendara, terutama pengemudi mobil, yang nekat menerobos genangan air.
Iwan, pemilik Iwan Motor Honda Auto Clinic Solo, Jawa Tengah, menekankan bahwa pengendara yang hendak melintasi banjir sebaiknya mengetahui batas aman hanya setengah dari diameter ban mobil. Ia juga mengingatkan pentingnya mencuci mobil setelah melalui banjir agar kotoran yang menempel bisa segera hilang.
“Penting untuk segera membersihkan mobil setelah melintasi banjir karena kotoran yang menempel di bodi mobil sulit untuk dihilangkan jika dibiarkan,” ujar Iwan.
Didi Ahadi, Kepala Departemen Dukungan Teknis Dealer PT Toyota Astra Motor (TAM), menjelaskan bahwa mencuci mobil dengan air tawar merupakan langkah yang baik setelah melalui banjir. “Mobil yang terkena genangan air atau hujan sebaiknya segera dicuci, menggunakan air tawas atau sumur, untuk mencegah kotoran menempel di bodi mobil dan kaca,” kata Didi.
Dengan membersihkan mobil secara rutin setelah melalui banjir atau hujan, kotoran yang menempel akan lebih mudah hilang dan menjaga mobil tetap bersih.
Puluhan unit Mercedes-Benz S-Class berbaris rapi di Parkir Timur Senayan, Komplek Gelora Bung Karno (GBK),…
Kini tak perlu lagi khawatir saat ban kendaraan kurang angin di tengah perjalanan. Pompa ban…
Di tengah perubahan kepemimpinan, mekanisme pemberian subsidi bahan bakar minyak (BBM) tampaknya akan mengalami pergeseran.…
Kemacetan parah kembali menghantui Jalur Puncak Bogor, Jawa Barat, selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad…
Kebijakan baru siap diterapkan mulai 1 Oktober mendatang, membeli BBM bersubsidi seperti Biosolar dan Pertalite…
Pemerintah kembali menyiapkan kebijakan yang mungkin akan mengundang berbagai reaksi. Kali ini, Kementerian Energi dan…